(Crynum Asiaticum L.)
Nama latin : Crynum asiaticum L.
Nama daerah : Bawang hutan, Bakong, Bawang Brojol, Bawang tembaga, Bakhang, Bakueng.
Deskripsi tanaman : Terna tahunan, tinggi lebih kurang 1 meter, batang semu, tegak, lunak, dan warna putih kehijauan. Daun tunggal, bentuk lanset, ujung meruncing, pangkal tumpul. Perbungaan bentuk payung, pangkal mahkota berdekatan membentuk corong, warna putih, putik panjang, warna ungu, kepala sari warna jingga. Buah kotak bulat telur.
Habitat : Tumbuh liar dan sebagai tanaman hias pada daerah tepi-tepi sungai yang rindang pada dataran rendah sampai 700 meter di atas permukaan laut.
Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh tanaman
Kandungan kimia : Likorina, krinidina, hemantamina, krinamina
Khasiat : Analgesik, Antibengkak, ekspektoran.
Nama simplesia : Cryni asiatici Bulbus, Cryni asiatici Folium
Resep Tradisional : Rematik, radang kulit, bisul dan borok (daun bakung segar secukupnya, dipanaskan diatas api kecil, kemudian diremas, ditempelkan pada bagian yang sakit.)
TAPAK DARA (Cantharantus Roseus)
Tanaman tapak dara dikenal ssebagai tanaman hias. Tumbuhan ini biasa hhidup di semak-semak, dipedesaan. Batangnya bulat kecil dengan ketinggian kurang lebih 80 cm. Daunnya bulat telur berwarna hijau. Bungaya yang mera dan ada yang putih, berbentuk seperti terompet. Akar, batang, daun dan bunganya mengandung alkaloid yang bersifat mengobati, umpamanya : diabetes militus, hypertensi, asma, bronchitis, demam, dan kurang darah. Resepnya adalah sebagai berikut

Komentar